Nomor Sial dan Nomor Keberuntungan menurut Shio China

Kenapa bangunan-bangunan tinggi, yang notabene milik warga etnis China itu ogah mencantumkan nomor 13 pada gedung-gedung tempat bisnisnya? Hm, pasti ada alasannya.
“Hal ini berkaitan dengan masalah takhayul yang kemudian merembes ke masalah bisnis,” demikian penjelasan manajer operasional sebuah pusat bisnis terkenal di Jakarta Pusat.

Lebih lanjut, nara sumber yang ogah dicantumkan jati diri serta nama perusahaannya ini mengatakan, semua itu dilatarbelakangi oleh sifat kebanyakan orang China dan etnis keturunan China yang menganggap nomor 13 itu angka sial. Jadi mereka yang berkecimpung di dalam bisnis, tentu tidak mau berhubungan dengan sesuatu yang ada kaitannya dengan angka 13 tersebut.

Salah satu contoh adalah tidak mau membuka usaha di lantai bernomor 13. Di lain pihak, konsumen yang kebanyakan orang keturunan etnis China pun tentu tidak akan mau berbelanja di lantai 13. Nah, betulkan ada alasannya. Tapi, kalo menurut aku sih mungkin terlalu tinggi kali yah…

Spesial info buat para bettor mania yang sedang mencari angka jitu buat taruhan nya bisa kesini ” japritoto ” ataupun kesini ” keluaran toto macau ”

ANTARA TIMUR DAN BARAT
Pertanyaan selanjutnya : Kenapa orang China menganggap sial angka 13? Nah, ini yang perlu kita selidiki. Kata Dr. Hubertus, psikiater yang berpraktek di kawasan pecinan, Glodok, Jakarta Barat, faktor utamanya adalah masalah takhayul.


Masih menurut Dr. Hebertus, bahwa takhayul seputar kesialan angka 13 ini sebenarnya berawal dari Barat ratusan tahun silam. Akibat interaksi antar bangsa pada masa itu, takhayul seputar kesialan nomor 13 itu pun sampai di daratan Tiongkok.

Celakanya, orang-orang China yang sejak zaman dulu memang sangat percaya takhayul, ikut-ikutan pula menganggap angka 13 tersebut sebagai pembawa sial.


Konyolnya, demikian lanjut Hubertus, sementara orang-orang Barat sudah banyak yang mulai melupakan misteri seputar angka 13 itu, orang-orang China dan keturunan etnis China justru tetap mempercayainya. Mungkin karena sudah tersugesti kale, yah….

Sampai akhirnya mereka tuh takut menyertakan angka 13 dalam kehidupan apapun karena dipercaya ngga membawa hoky. “Itulah sebabnya sehingga pada masa ini banyak orang China tidak mau menempati rumah yang bernomor 13.


Di samping itu banyak pula yang tidak mau melangsungkan acara-acara penting pada tanggal 13 dan lain sebagainya,” sambung Hubertus. Tapi lucunya, sebagai seorang ilmuwan yang rasional, Hubertus sendiri mengaku selalu menghindari melakukan sesuatu yang penting pada tanggal 13. Bukan apa-apa, katanya, hanya untuk antisipasi saja. Soalnya, takut juga jika nanti terjadi apa-apa. (walah, …… )


Eh, ternyata bukan hanya nomor 13 yang dianggap tidak membawa keberuntungan atau hoky bagi wong China lho. Masih ada angka yang mereka sebel dan benci, yakni angka 4, serta yang dikombinasikan dengan angka 4 pun juga dianggap kurang membawa keberuntungan oleh sebagian orang China. Salah satu contoh, pada lift di sejumlah gedung pencakar langit tadi, tidak tercantum nomor 14, 24, 34, dan seterusnya.


Hal yang sama akan terlihat pada bisnis property (perumahan). Komplek perumahan elit yang konsumennya kebanyakan warga keturunan China, tidak mau mencantumkan nomor-nomor ‘sial’ tersebut pada rumah yang di¬pasarkannya. Jadi tidak ada rumah di komplek elit yang bernomor 4, 14, 24, 34… dan tentu saja nomor 13 tadi.

Nah, tuk mengakalinya mereka mencantumkan nomor dibelakangnya dengan huruf, seperti nomor 3A, 12 A, dan seterusnya …(yah, kalo perlu sampe 3Z, 12 Z…emang Meggy Z aja yang pake Z dibelakangnya) “Percuma saja membuat atau menjual rumah bernomor angker tersebut, sebab tidak akan ada (konsumen orang China – Red) yang mau membelinya,” jelas Irvan, sales marketing sebuah perusahaan pro¬perty kelas Mengapa orang China itu ngeri pake angka 4?

Menurut Irvan, yang membuat orang China merasa ngeri terhadap nomor 4, karena dalam bahasa China, angka 4 itu diucapkan: shi’ yang artinya ‘mati’! “
Itulah hal sepele yang membuat angka 4 dengan kombinasinya itu tidak bagus berdasarkan feng shui atau hong shui,” papar Irvan. Nah, kalo ada nomor yang dianggap sial pasti ada dong nomor favorit yang dianggap membawa hoky.


Oh, pasti… Orang China itu sangat percaya dan menyukai Angka 8 dan 9. Salah satu alasannya, karena bentuk kedua angka tersebut meliuk-liuk seperti naga.
Seperti diketahui, Ular Naga merupakan hewan yang sangat dihormati, disucikan serta dimuliakan oleh orang China pada umumnya. Dengan kata lain, hewan yang ada dalam dongeng ini dipercaya sebagai lambang keberuntungan dan kejayaan.


Oleh karena itu tidak mengherankan pula jika rumah-rumah bernomor 8 dan 9 biasanya lebih mahal sedikit dibanding rumah-¬rumah bernomor netral lainnya.
Hm… entah ini kebetulan dilala koq nama situskku mencantumkan nomor 18, nomor yang kuambil berdasarkan nomor rumahku. Wah, bisa mahal bro kalo dijual ama orang China neh

Leave a Comment