Cara Membuat dan Memanfaatkan Sabut Kelapa Jadi Sapu, Bisa Cuan!

Memanfaatkan Sabut Kelapa Jadi Sapu – Sabut kelapa, limbah dari buah kelapa ini pada umumnya hanya dimanfaatkansebagai bahan bakar bagi rumah tangga untuk memasak. Di daerah yang merupakan penghasil kelapa, kebanaykan sabut kelapa hanya dibuang dan hanya menambah jumlah sampah. Namun, ada beberapa pengrajin dan pengusaha yang bisa memanfaatkan sabut kelapa sebagai bahan utama sapu ijuk, dan menjadikannya mempunyai nilai ekonomis dan mengurangi limbah sampah.

Sapu ijuk dari sabut kelapa dan keset dari kain perca, kelihatannya hanya barang sepele. Akan tetapi, jika ditekuni dan dan dijalankan dengan bersungguh-sungguh, Ia bisa menjadi sosok pengusaha jutawan. Peluang pasar dari produk ini memang sampai saat ini cukup besar bahkan cenderung terus mengalami peningkatan. Adapun yang tidak kalah pentingnya dari produk rumahan ini agar tetap bisa bertahan adalah selalu menjaga kualitas atau mutu nya.

Jika Anda saat ini sedang duduk dibangku sekolah, pasti tahu sapu yang Anda gunakan saat piket dikelas? Nah, itu adalah hasil olahan dari sabut kelapa menjadi sapu ijuk, keset yang Anda gunakan pun juga berasal dari sabut kelapa. Tak hanya itu, produk olahan dari sabut kelapa pun juga masih sangat banyak, misalnya cocomesh. Anda pun bisa membeli berbagai macam olahan dari sabut kelapa di Rumah Sabut, dikarenakan semua kualitas produknya bagus- bagus.

Mau tahu bagaimana proses pembuatan sapu ijuk dari sabut kelapa ? Berikut penjelasan cara membuat dan memanfaatkan sabut kelapa jadi sapu!

Cara Membuat Sapu dari Limbah Sabut Kelapa

Memanfaatkan Sabut Kelapa Jadi Sapu

Berikut proses pembuatan sapu dari sabut kelapa.

Bahan

  1. Sabut atau kali kelapa 2 butir.
  2. Sebilah bambu atau carang panjang 1 meter.
  3. Tali atau tambang dari sabut kelapa.
  4. Besaran kurang lebih 2 – 3 mm sepanjang 6 meter.
  5. Sebilah bambu kecil besaran 3 – 4 mm dengsan panjang 20 cm.

Alat

  1. Kayu pemukul dan juga batu landasan.
  2. Sikat dari kawat (dapat dibuat dengan paku-paku kecil yang ditancapkan pada kayu dibuat seperti sikat).
  3. Pisau atau parang.
  4. Jarum karung

Cara Pembuatan

  1. Sabut atau tepes dipukul-pukul agar daging sabut nya lepas atau juga bisa menggunakan mesin pengupas!
  2. Sabut yang telah dipukul-pukul disikat agar serabut sisa atau yang pendek-pendek bisa lepas!
  3. Lalu serat yang pendek dibuat tali!
  4. Serat yang panjang diikat dengan tali sabut pada bagian ujungnya dengan besaran kurang lebih segenggaman jari telunjuk!
  5. Setiap buah sapu terdiri dari 4 (empat) akar sabut yang terpisah dan satu ikat sabut yang langsung diikatkan pada ujung tangkai sapu!
  6. Tusukan sebilah bambu kecil pada ikatan sabut diujung tangkai ibaratnya sebagai bahu atau pundaknya!
  7. Tusukan keempat ikatan sabut pada bagian bahu kanan dan kiri tangkai, masing-masing 2 (dua) ikat!
  8. Lalu ikatlah ujung sabut bagian atas bahu tangkai!
  9. Sapu dari sabut kelapa pun siap digunakan.

Nah, itulah cara membuat sapu ijuk dari sabut kelapa. Mudah bukan? Selamat Mencoba.

Namun, untuk menjalankan bisnis olahan dari sabut kelapa memang tidaklah semudah yang kita pikirkan. Banyak persiapan yang harus dilaksanakan mengingat sabut kelapa melibatkan berbagai pihak, berikut adalah rincian persiapan untuk menjalankan usaha dari sabut kelapa.

  1. Cari tahu tetang pemasok sabut kelapa. Anda dapat mencari para petani kelapa atau pun pusat pengolahan minyak kelapa. Jadikan mereka sebagai pemasok kelapa. Anda dapat juga memesan pada penjual kelapa di pasar atau tepi jalan untuk mengumpulkan sabut kelapa.
  2. Sediakan tempat untuk produksi. Jika belum mempunyai tempat produksi khusus, Anda dapat menggunaka halaman belakang rumah atau halaman depan rumah sebagai tempat produksi.
  3. Sediakan alat untuk produksi. Alat produksi sabut kelapa yang terpenting hanya menggunakan mesin pengurai sabut kelapa.
  4. Carilah seorang engepul atau pengrajin sabut kelapa. Anda bisa juga mempekerjakan orang sebagai pengrajin sabut kelapa. Jika usaha sabut kelapa Anda mengalami perkembangan secara terus-menerus, maka tidak ada salahnya Anda mulai menghubungi Asosiasi Industri Sabut Kelapa Indonesia (AISKI) untuk mengekspor sabut kelapa Anda.

Sekian, artikel kali ini. Selamat mencoba dan memulai bisnis olahan sabut kelapa Anda. Semoga Sukses.

Leave a Comment